Motivasi dg kata bijak
بسم الله الرحمن الرحيم..
"Nak, kamu selalu JUARA SATU di hati kami.."
📝〰〰〰〰〰〰〰〰🌥☀
Ujian semester 1 telah usai.
Musim liburan tiba..
Alhamdulillah....
=========
📊RAPORT
=========
🎒Anak-anak atau bahkan orang tua berantusias menunggu hasil belajar selama kurang lebih enam bulan.
Menanti "raport"
Apapun namanya. Itu adalah sebuah apresiasi.
Sebuah buku yang berisi penilaian kemajuan hasil belajar diri.
Maa syaa Allah.
Sudah menerima raport?
Bagaimana hasilnya?
👍Apapun hasilnya..
Tersenyumlah, bersyukurlah, peluklah dia..
Meski tidak juara kelas?
Iya, meskipun dia tak menjadi sang juara.
Meski ada nilai merah atau nilai dibawah standart?
Iya, meskipun demikian.
Meskipun dan meskipun...
TETAP bersyukurlah, lalu PELUKlah dia..
Dia.
Anak kita.
Besarkan dulu hatinya,
Biarkan dia merasakan bahwa Antum sangat menyayanginya:
"Kamu.. TETAP JUARA SATU di HATI ummi.."
"Kamu.. TETAP yang terBAIK di HATI Abi.."
Lalu:
"Kakak, setelah ini harus lebih rajin belajar lagi ya..."
"Abi dan ummi ingin.. kakak mendapatkan nilai yang bagus semester depan. Kakak harus berjuang, berlomba dengan teman yang lain dalam kebaikan.. Si Fulan menjadi juara kelas, insyaa Allah karena dia rajin belajar, semangat, dan nurut sama Abah dan Ummahnya.. Kakak insyaa Allah juga bisa.."
👍Dan semisal kalimat² yang MEMOTIVASI
❌bukan MERENDAHKAN, apalagi yang MENJATUHKAN MENTAL:
"Kok nilainya ada yang jelek Kak?"
"Kakak malas sih, kerjaannya main terus, lihat tuh nilai raportnya jadi jelek!
"Malu Abi punya anak kayak kamu!"
" Bodoh kamu ini, masak Fulan aja bisa kamu nggak bisa, lihat si Fulan nilainya bagus²"
❗⚠Jangan, jangan gunakan kalimat² semacam ini.
Karena bisa MELUKAI hatinya...
Sekali lagi, MOTIVASIlah dengan kata² bijak yang membesarkan hatinya..
===========
SANG JUARA
===========
🚁Atau putra-putri Antum menjadi SANG JUARA?
Bersyukurlah...
Ingatlah, kecerdasan itu pemberian Allah.
Tidak sepantasnya -bahkan tidak sebiji sawipun- kita bangga : UJUB atas anak² kita.
"Anaknya siapa? Anakku, ya pasti pinter dong"
TIDAK DEMIKIAN.
Wallahi, apa yang ada pada diri Antum dan putra-putri Antum, itu pemberian Allah, anugerah dari Allah..
Maka, mari bersyukur..
وَمَا بِكُمْ مِنْ نِعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ
“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)” (Qs. An Nahl: 53)
وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيد
ٌ“Dan (ingatlah juga), tatkala Rabbmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”
(Qs. Ibrahim: 7).
Semakin bersyukur..
Akan semakin Allah tambah nikmat kita.
Apapun hasil raport semester ini, TETAP BERSYUKUR.
〰🌥Bila ada kekurangan ..
Maka itu CAMBUK untuk kita semakin BERSEMANGAT mentarbiyah anak² kita,
Guru terbaiknya adalah ANTUM.
Maka mari menjadi GURU TERBAIK mereka..
"Ana udah usaha maksimal tapi kok gini ya hasilnya?"
Instropeksi
Benar sudah maksimal?
Semaksimal apa?
Apa kalau menjelang akan ujian saja kita fokus mengajari anak² kita? Atau sudah tiap hari?
PROSES. Itulah yang terpenting.
JANGAN lah kita maunya serba INSTAN.
Karena sungguh, itu MUSTAHIL.
Ilmu diperoleh dengan proses kepayahan...
Dan kepayahan itulah.. yang akan menjadi catatan amal kebaikan Antum.
Payah dalam mendidik anak²....
INI IBADAH.
Maka, sekali lagi...
Jangan terlalu kecewa dan jangan terlalu berbahagia dengan hasil raport.
Mari kita terus perbaiki proses tarbiyah anak² kita...
Terakhir,marilah kita mengingat,
=========================
Jadilah
ANAK YANG SHALIH Nak
=========================
🏡Wahai Abaa wa Ummaahat..
RAPORT bukan segalanya.
Yang terpenting adalah tarbiyah disetiap waktu yang kita lewati
RAPORT juga bukan tujuan akhir kita.
Tapi ANAK YANG SHALIH...
Itulah cita² tertinggi kita..
Berharap, berdo'a pada Allah agar mereka menjadi hamba-hamba Allah yang Shalih & Shalihah..
Yang puncaknya,
Kita ingin dipertemukan kembali dengan mereka
Berkumpul kembali,
Tak sebatas di bumi ini,
Tapi di Jannah-Nya..nanti..
ربِّ هَبلي من الصَّالِحِين
********************
🔘🌾🌾🌾🔘
🔎 DIANTARA TANDA KEBODOHAN
°°°°°°°°°°°°°
• - قـال أبـو الـدَّرْدَاء
• - عليه من الله الرضىٰ والرضوان - :
• - علامة الجاهل ثلاث : العُجب ، وكثرة المنطق فيما لا يعنيه ، وأن ينهىٰ عن شيء ويأتيه .
📜【 عيون الأخبار (٤٧/٢) 】
༄༅༄༅༄༅❁✿❁ ༄༅༄༅༄
-------------------------
🎓 Abu Darda' radhiyallahu anhu berkata:
🔗 Tanda kebodohan seseorang ada 3 macam:
▫️Ujub
▫️Banyak bicara dari perkara yang tidak bermanfaat baginya
▫️ Melarang sesuatu namun dia mengerjakannya "
📚 Uyunul Akhbar 2/47
●○●○●○●○●○●○
✒️FIK
📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar
🖥www.almaroni.blogspot.com
🌿🌾🌿🌾🌿🌾🌿🌾
********************
🌾🌺ADAB YANG BAIK DENGAN ORANG YANG BERBICARA1⃣
🔸Berkata asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Si'diy rahimahullahu:
👍🏻"Termasuk adab yang baik, apabila ada seorang yang mengajak bicara denganmu dalam urusan agama, atau masalah duniawi;
🚫💤Maka janganlah engkau menyela pembicaraannya, sekalipun engkau telah mengetahuinya.
🌾Namun sikap yang baik, adalah engkau mendengarkannya dengan seksama;
▪seolah engkau orang yang tidak mengetahuinya.
▪seolah belum pernah mendengarnya.
🔎Dan orang yang biacarapun melihatmu mengambil faedah darinya.
↪Sebagaimana yang dilakukan oleh seorang yang ramah dan berakal.
📶Padanya pula ada beberapa faedah:
✔Memberi semangat bagi orang yang berbicara.
✔Memberikan kegembiraan padanya.
✔Engkau selamat dari sikap ujub (bangga diri) pada dirimu.
💤💥Maka sesungguhnya menyela pembicaraan orang yang sedang berbicara, maka ini merupakan adab yang JELEK.
📚ar Riyadh an Nadhirah (hal. 548).
🗒Bersambung insya Allah...
========
🔰🌠Forum Salafy Purbalingga
↗JOIN dengan kami di chanel:
http://bit.ly/ForumSalafyPurbalingga
Komentar
Posting Komentar